Kesehatan

Bantu Percepatan Vaksin di Lotim, BPJS Kesehatan Siapkan Aplikasi P-Care Vaksinasi

Pihak BPJS Kesehatan Cabang Lotim pose bersama dengan jajaran Forkompinda Lotim saat kegiatan Pelatihan Aplikator P-Care Vaksinasi Covid-19 di Polres Lotim, Selasa (14/09).

SELONG (NTB),Tatrapost.com—  Dalam mendukung pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, BPJS Kesehatan menyiapkan sistem informasi pelaksanaan Vaksinasi yang dinamakan aplikasi P-Care Vaksinasi. Dalam P-Care Vaksinasi ini dimuat data mulai dari registrasi, screening, observasi, hingga dokumentasi pencatatan dosis melalui aplikasi P-Care Vaksinasi.

Aplikasi P-Care Vaksinasi memudahkan dalam menginput data penerima vaksin oleh vaksinator. Sehingga peserta tidak perlu mengisi data formulir secara manual. Cukup menginput data warga seperti NIK ke dalam aplikasi, data yang diinput pun akan terbaca secara otomatis dan terekam ke dalam sistem.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, Made Sukmayanti yang hadir pada kegiatan Pelatihan Aplikator P-Care Vaksinasi Covid-19 di Polres Lombok Timur (Lotim) pada Selasa (14/09) menyampaikan, bahwa aplikasi P-Care Vaksinasi ini memberikan berbagai kemudahan bagi vaksinator dan penerima vaksin. Selain itu, aplikasi P-Care Vaksinasi ini adalah salah satu bentuk upaya BPJS Kesehatan dalam mendukung pemerintah untuk memberikan percepatan pencatatan vaksinasi kepada masyarakat.

“Aplikasi P-Care Vaksinasi ini memberikan kemudahan untuk mencatat pelayanan vaksinasi dan merekap pelayanan peserta yang sudah mendapatkan vaksin dengan cara penginputan tersistem dalam aplikasi yang nantinya data ini akan dipakai sebagai acuan data pemerintah dalam program percepatan Vaksinasi Covid-19,” ujar Sukmayanti.

Dalam kegiatan yang sama, dukungan terhadap aplikasi P-Care Vaksinasi ini disampaikan juga oleh Sekda Lotim, H.M Juaini Taufik. Katanya, Pemkab Lotim mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang ikut berpartisipasi dalam mendukung percepatan Vaksinasi Covid-19 menuju herd immunity, terutama di wilayah Lotim. Karena tanpa pengetahuan dan keterampilan yang memadai, maka langkah percepatan ini akan sulit didapatkan. Namun dengan aplikasi yang namanya P-Care ini, bisa mempermudah menginput data atau apa saja yang dikerjakan selama percepatan Vaksinasi Covid-19.

“Karena P-Care, data kita bisa langsung tersistem dan terbaca di aplikasi,” ujar Taufik.

Lebih lanjut Taufik menjabarkan, bahwa simulasi progressif percepatan vaksinasi di Lotim yakni selama 77 hari atau kurang lebih 2,5 bulan. Sasaran dosis vaksinnya yakni sebanyak 918.00 jiwa dan jika 2 dosis maka sasarannya adalah 1,8 juta vaksinasi dengan satu warga dua kali vaksin.

“Tentu ini membutuhkan team work yang kuat, sinergitas TNI-POLRI dan kolaborasi yang tangguh semua elemen dibutuhkan. Allhamdulillah, terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan jajarannya, kita bisa melaksanakan kolaborasi yang sungguh luar biasa. Saya makin yakin karena When There is team work and collaboration, wonderfull things can be achieved,” tutupnya. (TP-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *