HuKrim

Hendak Transaksi Narkoba, Oknum Staf Puskesmas di Lombok Timur Dibekuk Polisi

Dua pelaku Narkoba saat diamankan Team OPS Narkoba Polda NTB di depan Pom Bensin Grimax, Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Lobar, Senin (12/4).

MATARAM,Tatrapost.comOknum Sarjana Keperawatan (S.Kep) inisal AF dan temannya MIG disergap Team OPS Narkoba Polda NTB di depan Pom Bensin Grimax, Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (12/4).

AF merupakan staf disalah satu Puskesmas di Lombok Timur (Lotim). AF merupakan warga Kecamatan Wanasaba, Lotim. Sedangkan MIG hanya pengangguran yang merupakan laki-laki warga Kecamatan Aikmel Lotim.

Keduanya ditangkap petugas ketika akan melakukan transaksi narkoba. Pertemuan mereka diketahui petugas berdasarkan laporan dari warga bahwa mereka akan melakukan transaksi narkoba di Depan Pom Bensin Grimax.

“Kami ucapkan terimakasih kepada warga yang telah membocorkan pertemuan mereka sehingga kami bisa menangkap mereka,” ucap Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol. Helmy Kwarta Kusuma Putra Rauf di Mataram, Selasa (13/4).

Dijelaskan, karena AF adalah seorang perawat disalah satu Puskesmas di Lotim, AF dipanggil dokter oleh orang-orang yang memesan narkoba padanya.
Selain itu, pihaknya juga lakukan pengembangan ke Lotim untuk mencari tau asal barang tersebut.

“Kedua orang ini mengaku bahwa dia mendapat barang dari seorang yang berinisial DYT di Lombok Timur. Petugas kami langsung mendatangi rumah DYT di Lombok Timur, namun DYT tidak ditemukan. Petugas lalu memeriksa rumah DYT disaksikan warga sekitar, tapi tidak ditemukan barang bukti narkoba,” jelas Helmi.

Diceritakan, AF dan MIG sempat kabur ketika disergap, barang bukti yang dia simpan di dalam bungkus rokok dibuang kegot. Beruntung warga di TKP membantu petugas sehingga kedua orang ini berhasil diringkus petugas bersama barang buktinya.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas 1 bungkus Sedang yang diduga Narkotika dengan berat bruto 15 gram, Uang Rp 3.000.000, Hp Samsung kecil putih, Motor Scopy Nopol : DR 3435 EE, Dompet Kecil warna coklat, Korek api, Cas Hp dan konci kamar kos.

Adapun pasal yang disangkakan untuk dua orang itu, Pasal 114 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman melebihi, diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun.

Rencana tindak lanjut Ditresnarkoba Polda NTB diantanya melakukan introgasi terhadap terduga pelaku. Melakukan penyelidikan
dan pengembangan lebih lanjut, Membuat LP, melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan tes urine untuk dua orang tersebut di Labkes Mataram. (TP-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *