Desa

Ini Dia Daftar Pemenang Sementara Pilkades 16 Desa di Loteng


Tiga Cakades Bilelando, Kecamatan Praya Timur (Pratim) saat hendak berkeliling memantau proses pemungutan suara di semua TPS, Rabu (23/12). 

LOMBOK TENGAH,Tatrapost.com Gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 16 desa di Lombok Tengah (Loteng) kini sudah berakhir. Dari 64 Calon Kepala Desa (Cakades) yang berkompetisi, kini pemenangnya sudah bisa dipastikan final. Dari segi pelaksanaannya, secara umum berjalan lancar.

Hanya saja, dari 16 desa yang menggelar Pilkades, sejumlah nama calon petahan dari 9 Cakades Petahana yang maju, diketahui tumbang alias kalah. Setidaknya, ada lima nama dinyatakan kalah telak dari penantangnya. Sedangkan salah satu Cakades dari 16 desa ini mampu melanjutkan periodenisasinya hingga tiga periode. Cakades tersebut ialah Cakades Desa Banyu Urip nomor urut 3,Mustajab dengan perolehan 1.146 suara.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Loteng, Jalaludin mengutarakan, bahwa pelaksanaan Pilkades secara umum di 16 desa ini berjalan lancar, aman dan damai. Terhadap perihal tersebut, ia berterimakasih atas kerjasama semua pihak atas suksesnya pelaksanaan Pilkades ini. Terutama rekan-rekan panitia di tingkat TPS dan desa serta Cakades yang ikut berkompetisi.

“Terkait Pilkades ini juga, kita sudah sampaikan dari awal bahwa panitia dan lainnya untuk tetap mematuhi standar Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19,” jelasnya.

Jalal menambahkan, bahwa dalam Pilkades tahun ini anggarannya sebanyak Rp 1,2 miliar. Dana tersebut untuk membayar 1.400 petugas KPPS, puluhan panitia tingkat desa, panitia kecamatan dan kabupaten. Selain itu, dana tersebut digunakan untuk pengadaan logistik dan lainnya.

“Alhamdulillah, penghitungan sama dengan Pilkades 2018 dan Pilkada kemarin yakni ditingkat KPPS. Namun di tingkat rekapitulasi dilakukan di kantor desa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho didampingi unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Loteng meninjau langsung pelaksanaan Pilkades di Loteng. Salah satunya di TPS I Gontoran Desa Jelantik Kecamatan Jonggat, Rabu (23/12).

Menurutnya, Pilkades kali ini sangat berbeda dengan pilkades sebelumnya lantaran sudah beberapa kali mengalami penundaan, yang akhirnya dapat dilaksanakan di masa pandemi Covid-19.

Kapolres mengatakan, kedatangannya bersama Bupati Loteng, Dandim 1620 dan Kajari, hanya ingin memastikan pelaksanaan tahapan pemungutan suara Pilkades 2020 berjalan aman, lancar dan tertib.

Bupati, Kapolres, Dandim dan sejumlah SKPD saat ikut memantau pelaksanaan pemungutan suara di salah satu desa, Rabu (23/12).

“Kami jajaran Forkopimda berharap Pilkades di 16 Desa serta 200 TPS di kabupaten Loteng ini bisa berjalan aman, lancar dan tertib. Tentunya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti pilkada kemarin,” ujar AKBP Esty.

Ia menilai, pelaksanaan pemungutan suara sudah sesuai dengan protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu tubuh, memakai masker, tempat cuci tangan serta menjaga jarak.

“Kita lihat antusiasme masyarakat cukup tinggi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat di TPS,” ungkapnya.

Kapolres juga menambahkan, perlu diperhatikan bahwa menang atau kalah itu sudah biasa dalam berkompetisi. Untuk para calon pemenang nantinya, diminta jangan jumawa atau sombong dan bagi calon yang kalah jangan iri, dengki dan dendam karena menurutnya hanya satu yang akan ditakdirkan menjadi kepala desa oleh Allah Subhanahu Wata’ala.

“Alangkah bagusnya, yang menang merangkul yang kalah karena pemikiran orang banyak lebih Bagus daripada pemikiran sendiri,” tutupnya.

“Saya mengajak calon yang kalah maupun menang merajut kebersamaan kita dalam membangun desa,” pungkas Kapolres.

Berikut perolehan suara sementara Pilkades di 16 desa tersebut:

1). Desa Gapura
1. Lalu Mirwan = 502
2. Pratama Putra Jatmika = 224
3. Muhammad Sudinah = 200
4. Rudi = 630
5. Dirajib = 506

2). Desa Pengengat
1. Sudiman = 1.627
2. Junardi = 1.095
3. Moh. Nurhartawan = 1.260
DPT = 5.450

3). Desa Mertak
1. Sahram = 1046
2. Moh. Syahnan = 1638
3. Muhammad Sumardi = 1513
4. Sastra Martha = 850
5. Lalu Kamal = 212

4). Desa Banyu Urip
1. Zainal Arifi = 427
2. Asmuni = 858
3. Mustajab = 1.146
4. Darmawan = 481
5. Fathul Aziz = 550

5). Bonder
1. Sarudi = 621
2. Lalu Abdillah = 969
3. Selamet Riadi = 1625
4. Isnaini = 1428
5. Sapri = 837

6). Desa Mangkung
1. Lalu Fahrul Rauzi   = 2249
2. HL. Iskandar Nigare = 795
3. Lalu Zainal Abidin =1602
4. Lalu Supardi = 1140
5. Lalu Muhammadun = 1857
DPT= 11.020

7). Desa Desa Beleka
1. Kasrim Usman = 2.000
2. Nasirudin = 1.123
3. Dinah Alwi = 2.239

8). Desa Bilelando
1. Masum = 499
2. Ramayadi = 657
3. Panjaitan = 960

9). Desa Beraim
1. Muhammad Junaidi = 621
2. Lalu Zulkarnain = 900
3. Lalu Januarsa Atmaja = 948
4. Tohri = 407

10). Desa Jurang Jaler
1. Khairul Azhar = 839
2. Mansur = 1.244

11). Desa Darmaji
1. Lalu Sudarmaji = 210
2. Suhadi = 1.722
3. Moh. Awaludin = 1474
4. HL. Juanda = 947
5. Lalu Fathurrahman = 198

12). Desa Pendem
1. Hasan Basri = 2.323
2. Ayunan = 1.824

13). Desa Karang Sidemen
1. Yuda Praya Cindra Budi = 1.283
2. Tanwir Haris = 641
3. Apriatul Iskandar = 578
4. Marajaludin = 548
5. Supriadi = 610

14). Desa Jelantik
1. Salmun = 1.212
2. Suhaili = 881
3. Ahmad Faizan Wahyudi = 1322
4. Kasih = 615
5. Mariadi = 1.361

15). Desa Montong Sapah
1. Darbe = 982
2. Adim = 627
3. Rumawan = 854

16). Desa Sepakek
1. Mustakim = 397
2. Ahmad Subandi = 1.190
3. Sawaludin = 948
4. Maat Hasan = 1.787

Sumber: Panitia Pilkades dan Pemdes masing-masing desa.

(tar/Tp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *