HuKrim

Kabur Saat Ditangkap Polisi, Buronan Curanmor Asal Semoyang Dihadiahi Timah Panas

Komong, Buronan Curanmor asal Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur dengan luka tembak pada bagian kaki sebelah kanan saat diamankan Tim Puma di Satreskrim Polres Loteng, Rabu (22/9/2023).

LOMBOK TENGAH (NTB),Tatrapost.com Terduga pelaku pencurian sepeda motor  asal Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah yang sangat meresahkan masyarakat berhasil diringkus Tim Puma Polres Loteng, Rabu (22/9/21) dini hari.

Kapolres Loteng, AKBP Hery Indra Cahyono melalui Kasat Reskrim, IPTU Redho Rizki Pratama menjelaskan, pelaku ditangkap sekitar pukul 04.30 Wita oleh Tim Puma Polres Loteng bersama anggota Reskrim Polsek Praya atas dugaan pencurian sepeda motor/Curanmor berdasarkan LP/24/VIII/ 2021/NTB/Res Loteng/Sek Praya Tanggal 01 Agustus 2021, dengan korban atas nama Zulklipi, 23 Tahun, warga asal Lingkungan Wakul, Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya, Loteng.

Pelaku berinisial S alias Komong (36) yang merupakan buronan Curanmor ini, berasal dari Dusun Batu Galang, Desa Semoyang, Pratim. Dan ia ditangkap bersama barang bukti 1 unit Honda Scopy warna merah putih dengan nopol DR 5676 TS noka MH1JFW116GK559736 nosin JFW1E-1567344 atas nama Sonim alamat Wakul, Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya, Loteng.

Redho menjelaskan, bahwa pada Minggu (1/8/2021) lalu sekitar sekitar Pukul 09.30 Wita, di salah satu warung nasi di Lingkungan Wakan, Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya, korban sedang sarapan di warung milik Yuyun Sriani. Dimana, korban saat itu sedang duduk makan pagi dan pemilik warung duduk dengan menghadap ke timur. Tidak lama kemudian, Yuyun Sriani melihat 2 orang terduga pelaku sedang mengamati sepeda motor milik korban.

“Namun beberapa menit kemudian pelaku yang dibonceng datang dan turun di sekitar tempat sepeda motor milik korban diparkir,” terangnya.

Setelah itu, tidak lama kemudian pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban yang diparkir di samping warung sebelah timur. Saat pemilik warung mengetahui pelaku mengambil sepeda motor tersebut, spontan ia berteriak maling dan membuat warga berdatangan. Dan saat jaraknya sekitar 150 meter membawa motor milik korban, sepeda motor tersebut mati/tidak bisa hidup. Lalu salah satu pelaku membuangnya di pinggir jalan dan berusaha kabur.

Tidak lama kemudian, pelaku yang merupakan rekan Komong berhasil diamankan warga dan polisi, selanjutnya dibawa ke Polsek Praya bersama sepeda motor hasil curiannya. Sedangkan komong berhasil kabur. 

Namun pelariannya terendus polisi, Komong ditangkap di rumahnya di Desa Semoyang, Pratim. Dari hasil introgasi awal, pelaku mengaku telah melakukan pencurian di beberapa TKP di wilayah Praya. Selain itu, saat diminta menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), pelaku berusaha kabur dari genggaman polisi. Tidak mau buruannya lepas, Tim Puma pun langsung memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kanan Pelaku.

Setelah dilumpuhkan dengan timah panas, Pelaku langsung dibawa ke Mapolres Loteng untuk menjalani penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

“Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP, dengan hukuman maksimal 7 tahun,” pungkasnya. (TP-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *