HuKrim

Mobil Box yang Dirampok di Marong Ditemukan, Polisi Buru Para Pelaku

Warga dan aparat dari Polsek Keruak dan Polsek Pratim saat menemukan mobil hasil perampokan di Dusun Kedome, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Lotim, Sabtu (27/3).

LOMBOK TENGAH—Belum sepekan setelah ada laporan aduan masyarakat, Polisi Sektor (Polsek) Praya Timur (Pratim), Polres Lombok Tengah (Loteng), berhasil menemukan satu unit Mobil Merk Suzuki Carry Pick Up dengan Plat Nomor DR 8024 DC warna Silver Box Coklat. Penemuan mobil tersebut terjadi di Dusun Kedome, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Lombok Timur (Lotim).

Diketahui, mobil tersebut merupakan barang hasil tindak kejahatan atau tindak kriminal pencurian dengan kekerasan (Curas) atau perampokan yang sebelumnya terjadi di wilayah Jalan Raya Mujur-Awang. Tepatnya di Dusun Bengkung, Desa Marong Kecamatan Pratim, Loteng. Dimana sebelumnya diketahui kejadian itu berdasarkan Laporan polisi nomer : LP/13/III/2021/P.NTB/Res Loteng/Sek Pratim, tanggal 22 Maret 2021 lalu.

Korban atas nama Eko Heri Rustanto, warga asal Dusun Awang, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Loteng.

Adapun kronologi penemuannya, pada Sabtu (27/3/2021) sekitar pukul 08.00 Wita. KSPKT I dan anggota Ik Polsek Pratim Polres Loteng mendapat info dari korban bahwa Mobil box milik korban sudah ditemukan oleh masyarakat di Dusun Kedome, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Lotim dan selanjutnya dari info tersebut anggota Polsek Pratim langsung menuju lokasi.

“Setelah saya dapatkan informasi dari anggota, saya langsung perintahkan anggota untuk mengecek ke TKP,” Kata Kapolsek Pratim, IPTU Dami di ruang kerjanya, Sabtu (27/03).

Menindaklanjuti itu, PS. KSPKT I dan anggota Ik Polsek Pratim bersama korban berkordinasi dengan anggota Polsek Keruak, guna bersama-sama menuju lokasi penemuan BB tersebut.

Bersama Kapolsek Keruak dan tim Puma Polres Lotim langsung ke lokasi yang dilaporkan masyarakat. Sesampai di TKP, pihaknya bersama anggota dan Polsek Keruak serta tim Puma Polres Lotim, langsung mengamankan BB tersebut.

“Memang benar, sesampainya di lokasi bersama anggota, satu unit Mobil Merk Suzuki Carry Pick Up Plat Nomor : DR 8024 DC warna Silver Box Coklat sudah terparkir di depan warung warga atas nama Ernia di Dusun Kedome, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak Lotim,” bebernya.

Dijelaskan, berdasarkan keterangan Pemilik warung, BB tersebut sudah terparkir sejak Senin tanggal 22 Maret 2021, dalam kondisi Ban Kanan Kempes.

Anggota bersama pemilik mobil Box melakukan pengecekan kondisi BB tersebut. Dan diketahui memang benar mobil yang ditemukan tersebut merupakan mobil yang sebelumnya diketahui hilang di wilayah hukum Polsek Pratim pada Senin (22/3).

“Kita langsung tanyakan ke pemilik warung, guna mengetahui informasi kronologis penemuan BB ini. Namun pemilik warung tidak tahu menahu dan tidak mengenal siapa yang menitipkan dan malah sudah ditemukan saat mau buka warungnya,” jelasnya.

Setelah dilakukan pengecekan bersama korban atau pemiliknya, bahwa barang-barang yang ada di dalam mobil berupa sembako yang sebelumnya ada di dalam mobil box tersebut, hilang. Selain itu, Acu Mobil dalam keadaan kosong. Sehingga dari kehilangan tersebut  diketahui total kerugian korban sekitar Rp 30 juta.

“Kerugian korban sekitar Rp. 30 juta, itu berupa sembako di dalam Box dan Acu,” terang Kapolsek.

Setelah dilakukan pengecekan, anggota melakukan serah terima BB di Polsek Keruak dan BB tersebut diamankan ke polsek Pratim.

Ia menambahkan, untuk kasus Curas tersebut kini statusnya masih lidik dan pihaknya akan terus memburu para pelaku yang diperkirakan berjumlah 6 orang. Kendati memang ada BB sudah ditemukan.

“Walaupun mobilnya sudah diketemukan, kita akan tetap buru para pelaku,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa aksi kawanan perampok di wilayah hukum Polsek Pratim kerap kali meresahkan masyarakat. Karena selain mengambil barang milik korban, para komplotan pelaku ini tak segan-segan melukai korbannya.

Seperti yang dialami oleh korban atas nama Eko Heri Kustanto, salah satu warga asal Dusun Awang, Desa Mertak, Kecamatan Pujut menjadi korban aksi sadis kawanan perampok dengan TKP di Pengkolan Kelase, Dusun Bengkung, Desa Marong, Kecamatan Pratim pada Senin pagi (22/3) pagi sekitar pukul 05.00 Wita.

Diketahui, saat kejadian korban bersama kedua putrinya menjadi korban perampokan di Pengkolan Kelase tepatnya di pos Keamanan Terpadu yang dibangun oleh Pamswakarsa Gagak Hitam.

Kapolsek Pratim, IPTU Dami sempat menjelaskan jika saat kejadian korban yang hendak menuju Gerung, Lombok Barat menggunakan kendaraan roda empat dicegat oleh kawanan perampok yang diketahui berjumlah enam orang. Yang sebelumnya bersembunyi di pos keamanan tersebut.

Para pelaku memaksa korban untuk keluar dari kendaraan. Selain itu, salah satu pelaku pun nekat memukul kepala bagian atas korban menggunakan parang ketika lamban turun dari kendaraannya. Korban yang dalam kondisi tidak berdaya itupun dimanfaatkan para pelaku untuk merampas barang dan membawa kabur kendaraan milik korban.

“Kejadian ini sudah kita laporkan ke Polres Loteng” terang Kapolsek, Senin (22/03). (TP-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *