Kamtibmas

Patroli Gabungan TNI-Polri di Loteng, Puluhan Motor dan Truck Diamankan

Puluhan sepeda motor yang diamankan pada razia gabungan, Sabtu (18/4) malam.

LOMBOK TENGAH,Tatrapost.com Puluhan sepeda motor, mobil truck dan senjata tajam berhasil diamankan oleh jajaran TNI dan Polri saat menggelar patroli gabungan skala besar di wilayah Lombok Tengah (Loteng).

Patroli yang dipimpin oleh Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho dan Komandan Kodim (Dandim) 1620/Loteng Letkol inf I Putu Tangkas Wiratawan, Sabtu, (17/4) malam itu berhasil mengamankan 55 unit sepeda motor, 4 unit mobil truck, 7 senjata tajam dan sekitar 214 kotak petasan dengan berbagai macam merek.

Puluhan sepeda motor, mobil truck, sajam dan petasan berhasil diamankan oleh personil gabungan TNI dan Polri di sejumlah lokasi. Diantaranya, di wilayah Kecamatan Pujut, Praya Timur, Janapria, Kopang, Batukliang Jonggat dan Kota Praya.

“Diduga dari puluhan sepeda motor ini kita amankan karena akan melakukan balap liar dan sebagian memang karena tidak dilengkapi surat-surat kendaraan,” kata Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho.

Ia mengatakan, patroli skala besar yang dilakukan jajaran Polres dan Kodim itu dalam rangka cipta kondisi Harkamtibmas di wilayah Loteng pada bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

“Kegiatan ini dalam rangka menjaga situasi Harkamtibmas pada bulan Ramadhan,” katanya.

Sehingga lanjut dia, masyarakat akan merasa nyaman dan aman dalam melaksanakan ibadah selama bulan Ramadhan.

Menurut Kapolres, kegiatan patroli gabungan skala besar TNI-Polri tersebut akan terus ditingkatkan dan dilaksanakan dalam rangka antisipasi ganguan kemanan wilayah selama bulan Ramadhan.

Dandim 1620/Loteng juga mengutarakan, bahwa situasi dan kondisi keamanan di wilayah Loteng masih perlu ditingkatkan. Sehingga aparat keamanan perlu melaksanakan patroli gabungan. Baik menggunakan kendaraan roda enam, roda empat maupun kepada kendaraan roda dua.

“Dalam melaksanakan tugas patroli untuk selalu meningkatkan antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, tetap persuasif, edukatif, humanis dan dialogis,” kata Dandim.

Ia juga meminta untuk tetap memberikan imbauan kepada masyarakat agar dapat beraktifitas seperti biasanya. Tidak percaya berita hoaks dan tidak terprovokasi berita-berita yang tidak benar. Baik di media sosial maupun media lainnya dan selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Saya harapkan anggota dapat melaksanakan tugas Patroli, agar kiranya dapat turun dan memberikan imbauan-imbauan kepada masyarakat,” ungkap Dandim.

Selain itu, Dandim juga mengaku bangga kepada seluruh personil, baik Polri dan TNI karena dapat melaksanakan penjagaan Kamtibmas ini dengan ikhlas, penuh dedikasi dan penuh rasa tanggung jawab. Sehingga dapat bekerjasama dan bersinergis untuk menciptakan situasi keamanan yang tetap kondusif.

“Pelaksanaan patroli gabungan TNI dan Polri ini kita bagi dalam empat peleton besar dengan menggunakan sistem silang dengan daerah patroli yang dianggap rawan kriminalitas,” pungkas Alumni Akmil 2002 itu. (TP-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *