Kamtibmas

TNI Sambangi Ponpes, Kesbangpoldagri NTB Beri Apresiasi

Kepala Kesbangpoldagri NTB Lalu Abdul Wahid

LOMBOK TENGAH—Jalinan silaturahmi dengan sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes), khususnya di Lombok Tengah (Loteng), mulai digalakkan Kodim 1620 Loteng. Apa yang dilakukan Makodim 1620, diharapkan juga dilakukan oleh aparat keamanan di seluruh Indonesia, khususnya di NTB.

Demikian dikatakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) NTB, Lalu Abdul Wahid di kediaman Ading Walet Grup, Ahad (4/4) kemarin.

“Menjalin silaturahmi itu bernilai ibadah dan mempererat persaudaraan, apalagi silaturrahmi ini dilakukan aparat, ini bernilai sangat baik demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.

Namun di balik Silaturrahmi ini, pihaknya juga berharap tidak ada nuansa lain atau embel-embel lain. Misalnya saja dikaitkan dengan tragedi teror dan terorisme, yang belakangan ini kerap terjadi. Dan aksi tersebut, oleh orang yang tidak bertanggung jawab, ia kaitkan dengan akidah dan agama, itu tidak benar.

“Aksi teror tak ada hubungannya dengan akidah ataupun agama, dan saya berharap Silaturrahmi dengan Ponpes yang dilakukan oleh aparat keamanan, tidak dikaitkan dengan itu, namun bertujuan menjaga persatuan dan kesatuan,” harapnya.

Dikatakan, aparat keamanan dalam hal ini TNI memiliki tanggung jawab besar menjaga kondusifitas dan keamanan negara. Salah satunya menyambangi tokoh agama, masyarakat dan adat. Sebab dengan cara ini, salah satu langkah tepat dalam menciptakan keamanan dan kedamaian.

“Saya sangat berterimakasih dengan agenda Makodim 1620, langkah ini sangat tepat dalam menjaga kondusifitas daerah dan saya berharap hal ini juga dilakukan di seluruh daerah,” sambungnya.

Pria berkumis tebal ini juga menyampaikan, Ponpes adalah tempat berkumpulnya generasi penerus bangsa yang ahli dibidang agama. Termasuk di Ponpes adalah tempat berkumpulnya para alim ulama, yang harus dirangkul.

“Di tengah kondisi saat ini, peran para tokoh sangat kita harapkan, langkah Kodim 1620 sangat tepat dan kita dukung ini bisa digalakkan di seluruh wilayah NTB,” tutupnya. (TP-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *