Menparekraf Launching PBM 2023 di 6 Poltekpar

Menparekraf RI bersama Direktur Poltekpar Lombok saat melaunching PBM 2023/2024 dalam kegiatan “The Weekly Brief, Senin, 13 Februari 2023.

MATARAM (NTB),Tatrapost.com Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno launching penerimaan mahasiswa baru (PBM) 2023/2024 untuk enam Poltekpar dibawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam kegiatan “The Weekly Brief with Sandi Uno” yang digelar secara hybrid, pada Senin 13 Februari 2023.

Sapaan Mas Menteri (Sandiaga) menekankan kepada seluruh Poltekpar untuk mempersiapkan diri menyambut PMB, serta fasilitas pendukung lainnya. Khusus Poltekpar Lombok, agar mendukung event-event yang di Lombok.

“Saya minta kepada Buk Sesmen supaya mempersiapkan agar semua Poltekpar benar-benar siap menyelenggarakan PMB itu,” pintanya

Mas Menteri mendorong agar Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok tetap membantu dan berkolaborasi mensukseskan event-event internasional yang digelar di NTB. Sebab sebuah event akan menciptakan lapangan kerja baru dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Pada kesempatan itu juga Menpar mengajak Direktur Poltekpar Lombok Herry Rachmat Widjaja untuk menjawab media terkait dengan dukungan dan kontribusi Poltekpar di event internasional, termasuk di world Superbike (WSBK) Mandalika.

Terkait permintaan Menparekraf tersebut, Sekretaris Kemenparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani menyampaikan untuk PMB sudah siap. Tahun ajaran ini sebanyak 3.805 peserta dari enam Poltekpar, ini semua tentu demi tercapainya target Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

Giri Adnyani menargetkan pendaftar pada PMB tahun akademik 2023/2024 ini sekitar 15000 orang. Dari angka itu bisa mendapatkan calon lulusan Poltekpar yang unggul, terpilih dan paling bagus.

“Kami juga menyampaikan bahwa, belum setahun lulusan Poltekpar sudah terserap di dunia industri. Bahkan, belum Wisuda pun sudah ada yang bekerja. Contoh saat Wisuda di Poltekpar Bandung, sebagian mahasiswanya sedang diluar  Negeri, mereka langsung di terima salah satu perusahaan tempat praktek,” tuturnya.

Giri Adnyani menambahkan, PMB ini juga menyiapkan beasiswa 10 persen, dan mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem yang diwacanakan pemerintah pusat. Termasuk ada kebijakan khusus bagi anak-anak berprestasi.

Oleh karena itu, mencontoh kata Mas Menteri, Mau kuliah, di Poltekpar aja, dan kalau mau cari kerja, kuliah di Poltekpar aja.

Sementara itu, Direktur Poltekpar Lombok, Herry Rachmat Widjaja akan melaksanakan apa yang diarahkan Mas Menteri. Untuk tahun 2023 ini merupakan kali ketiga WSBK digelar di Lombok. Dari tahun ke tahun sejak WSBK Mandalika pertama kali digelar di tahun 2021, pihaknya ikut hadir memberikan pelayanan dalam berbagai bentuk kepada penonton, termasuk berperan menjadi help desk event WSBK.

Ia mengatakan, Poltekpar Lombok juga secara tidak langsung mendukung pelibatan masyarakat dalam event ini, misalnya melalui pengembangan homestay di Mandalika dan di desa wisata. Bagaimana SDM yang mengelola homestay bisa menerima tamu-tamu sesuai dengan standar yang dibutuhkan.

“Tahun ini kami akan turun di 10 desa wisata di 10 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat guna mendukung perhelatan-perhelatan yang ada di Nusa Tenggara Barat,” katanya.

Di hadapan Menparekraf, Herry menerangkan bahwa tahun 2023 ini Provinsi NTB menjadi tuan rumah untuk sekitar sembilan event internasional. Itulah yang akan terus dikolaborasikan guna mensukseskan setiap event tersebut.

Untuk diketahui, ada empat event di Provinsi NTB yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023 yang digelar oleh Kemenparekraf/Baparekraf. Keempat event tersebut yaitu Festival Pesona Bau Nyale, Senggigi Sunset Jazz, Gili Festival dan Festival Perang Topat. KEN sendiri telah dilaunching tanggal 28 Januari lalu di Plaza Keong Emas TMII Jakarta yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo secara virtual.

Setiap event yang digelar diharapkan dapat menjadi lokomotif atau penggerak ekonomi daerah serta kebangkitan pariwisata Indonesia. Di NTB sendiri, selain WSBK Mandalika bulan Maret besok sebagai event internasional, akan digelar event L’Etape Indonesia yang digelar oleh Tour De France bulan Mei 2023.

Selanjutnya event Motocross Grand Prix (MXGP) Samota yang akan digelar di Rocket Motor Circuit pada bulan Juni 2023. Masih di Bulan Juni, event Ironman 70.3 Lombok yang sukses digelar pada Oktober 2022 kemarin akan kembali menyapa masyarakat NTB. Pesertanya adalah para atlet yang berasal dari puluhan negara di dunia.

Sedangkan di bulan Juli 2023 akan hadir event Shell Eco Marathon Asia serta MXGP untuk kedua kalinya akan bergulir Lombok. Di Bulan Agustus 2023, evet olahraga Uci MTB Marathon World Championships akan digelar di Pulau Moyo Kabupaten Sumbawa. Kemudian di Bulan Oktober 2023, event balap motor paling bergengsi sejagat yaitu MotoGP akan kembali digelar untuk kedua kalinya di Sirkuit Mandalika. Selain event internasional di atas, ada sejumlah event internasional lainnya yang akan digelar di NTB.

Dalam kegiatan “The Weekly Brief with Sandi Uno” itu, Menparekraf juga berbicara terkait dengan persiapan libur lebaran idul Fitri bulan April mendatang. Agar libur lebaran ini berlangsung aman dan sukses, pihaknya akan menerbitkan Surat Edaran (SE) agar menjadi pedoman semua pihak.

“Kami sudah menyiapkan 15 Posko Mudik, termasuk jalur alternatif jalur lintas selatan. Kita akan buat tim monitoring karena inilah ‘the mother of all movement of domestic tourist’. Kita harus pastikan setengah dari 1,4 miliar pergerakan wisatawan nusantara tahun ini bisa kita hadirkan dengan momentum liburan lebaran. Kami akan mengeluarkan surat edaran terkait protokol-ptokotol yang harus dipatuhi selama libur Lebaran Idul Fitri tersebut,” kata Menpar. (Kerjasama Humas Poltekpar Lombok dengan Tatrapost.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *